ARTIKEL BERITA TERBARU

Habib Abdullah Asy Syathiri, Hadramaut, Yaman pernah mempunyai seorang murid yang cerdas, sajian ceramahnya indah. Setiap kali si murid ini akan menyampaikan ceramah di suatu tempat, ia pasti menghadap terlebih dahulu kepada Habib Abdullah untuk meminta izin dan restu. “Iya, saya kasih izin, semoga engkau dilimpahi keberkahan,” kata Habib Abdullah. Berbagai majelis didatangi oleh murid ini. Namun tiba satu waktu yang dilematis. Ia mendapat undangan mengisi ceramah dalam satu tempat, namun berbenturan dengan jadwal mengaji

Baca selengkapnya..

Dikisahkan, terdapat seorang ulama bernama Habib Abdul Qadir bin Quthban Assegaf, seorang alim yang sangat gemar bersilaturrahim. Kegemarannya bersilaturahim bukan hanya terbatas di wilayah Hadramaut, Yaman saja. Tapi juga sampai mancanegara, bahkan ke pulau Jawa Indonesia. Hingga suatu saat, ia berkesempatan silaturahim ke daerah Probolinggo, tepatnya di pesantren yang kala itu masih diasuh oleh KH Mohammad Hasan Sepuh Genggong. Kedatangannya disambut dengan ramah oleh tuan rumah. Lalu terjadilah percakapan antara keduanya. Hingga pada akhirnya Kiai

Baca selengkapnya..
Page 1 of 6123456

REPORTASE KERJA BAKTI LOKASI KHOLWAT BULAN FEBRUARI 2017

Dalam rangka pembenahan dan penyediaan lokasi kholwat yang lebih nyaman, maka mulai bulan Februari 2017, kegiatan kerja bakti yang dilakukan di lokasi kholwat oleh seluruh Jamiah Majelis Dzikir Tasbih Indonesia dibawah koordinator Bapak Abdul Latief dari Cabang Semarang dan pengawasan langsung dari Kanjeng Guru telah dimulai dan akan terus dilaksanakan setiap hari Ahad mulai pukul 08.00 sampai dengan selesai. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan sampai menjelang pelaksanaan kholwat tahun 2017.

Perencanaan dan agenda kerja dalam kegiatan kerja bakti tersebut adalah membuat talud yang akan mengitari lokasi tenda utama dengan mengumpulkan batu batu disekitar sungai dan kemudian dikumpulkan menjadi satu dengan kawat bronjong sehingga diharapkan akan menjadi pondasi tenda utama yang akan dibangun menggunakan kerangka baja ringan dengan dasar lantai plester.

Agenda kerja lainnya adalah membangun akses jalan dari jalan utama menuju lokasi kholwat dalam hitungan jarak meter sehingga diharapkan motor atau mobil bisa diparkir dekat lokasi kholwat. Selain daripada itu, diharapkan para sedulur Tasbih yang mempunyai waktu luang, diharapkan kesediannya untuk hadir ikut berpartisipasi kerja bakti untuk kepentingan kita bersama.

REPORTASE ACARA KHOLWAT 2016

1Alhamdulillah, KHOLWAT,yang merupakan acara mujahaddah tahunan bagi Jamiah Majelis Dzikir Tasbih Indonesia, telah selesai dilaksanakan dengan lancar dan sukses pada tanggal 28 – 30 Oktober 2016 bertempat di Dusun Jatikurung – Jatirunggo, Kec. Pringapus Kabupaten Semarang.

Acara yang dihadiri ribuan Jamiah Majelis Dzikir Tasbih Indonesia dari segala penjuru Nusantara berlangsung dengan khidmat dan tertib. Acara diawali dengan Upacara bendera, yang mana petugas upacara bendera pada kholwat tahun ini adalah Laskar Putri Jamiah Majelis Dzikir Tasbih Indonesia.

Pada sesi upacara tersebut, dihadiri oleh beberapa tokoh penting yaitu Imam Besar Majelis Dzikir Tasbih Indonesia, Kanjeng Guru Romo KH. Imroni Abdillah, juga Pengurus Pusat Majelis Dzikir Tasbih Indonesia yaitu Dr. KH Abdul Wahib, M.Ag selaku Ketua Umum, Prof. DR. KH. Fatah Syukur NC,M.Ag selaku Wakil Ketua Umum, para tokoh Ulama dan Masyarakat serta beberapa pimpinan aparat setempat.

Pada acara kholwat tersebut, Romo KH. Imroni Abdillah selalu berpesan bawah semua Jamiah diharapkan selalu meningkatkan ketakwaan dan keimanan kepada Allah SWT serta mempunyai kepedulian sosial yang tinggi, berakhlakul karimah dan selalu menjaga situasi dan kondisi yang kondusif serta tunduk pada Fatwa para Ulama dan mematuhi aturan pemerintah

TASYAKURAN KANTOR PUSAT MAJELIS DZIKIR TASBIH INDONESIA

Alhamdulillah pada tanggal 13 Oktober 2016, Pengurus Pusat dan Pengurus Cabang Semarang ( Ngaliyan ) mengadakan tasyakuran penempatan lokasi baru untuk mujahaddah Jamiah Majelis Dzikir Tasbih Indonesia cabang Semarang ( Ngaliyan / Jrakah ), yang mana kondisi lokasi tersebut masih dalam taraf renovasi dan akan terus diselesaikan.  Bangunan tersebut akan dijadikan sebagai Kantor Pusat Majelis Dzikir Tasbih Indonesia

Pada acara tersebut, dihadiri oleh Pengasuh sekaligus Imam Akbar Majelis Dzikir Tasbih Indonesia, Kanjeng Guru Romo KH. Imroni Abdillah, juga dihadiri oleh Ketua Umum Majelis Dzikir Tasbih Indonesia, DR. KH. Abdul Wahib, M.Ag beserta pengurus pusat lainnya dan juga pengurus cabang Semarang ( Ngaliyan ), serta dihadiri BaBinMas Polsek Tugu, Bapak Rudi Firmansyah.

Pada acara tersebut, Kanjeng Guru Romo KH. Imroni Abdillah memberikan mauidloh khasanah tentang bagaimana menjalin hubungan baik dengan masyarakat sekitar pada khususnya dan masyarakat luas pada umunya serta selalu menjaga kondusifitas situasi dan kondisi dalam rangka mewujudkan syiar Islam yang damai,ramah dan indah. Selain itu beliau juga berpesan bahwa Jamaah Majelis Dzikir Tasbih Indonesia harus selalu siap sedia menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mematuhi pemerintah dan para Ulama, karena Jamaah Majelis Dzikir Tasbih Indonesia fokus pada pembenahan dan perbaikan kualitas ibadah dan keimanan kepada Allah SWT dan tidak boleh terlibat pada politik praktis apapun serta tidak diperbolehkan melakukan kegiatan kegiatan yang tidak bermanfaat.

ACARA HAUL SIMBAH KH. ABDULLAH NASIRIN DAN SIMBAH NYAI Hj. KASMINAH

fotoweb1

Jamiah Majelis Dzikir Tasbih Indonesia melaksanakan acara rutin tahunan, yaitu Haul memperingati wafatnya Ayahanda dan Ibunda Kanjeng Guru KH. Imroni Abdillah ( Imam Besar Majelis Dzikir Tasbih Indonesia ), yang mana untuk tahun ini merupakan haul pertama untuk simbah nyai sepuh.

Acara dilaksanakan setiap bulan Muharram, yang untuk tahun ini dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober 2016 berlokasi di  Desa Botosiman – Dempet, Kabupaten Demak.

Acara dihadiri ratusan peziarah, perwakilan dari masing masing cabang Majelis Dzikir Tasbih Indonesia yang tersebar di seluruh Nusantara. Acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati Demak, Bapak H. Muhammad Nasir, yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Jamaah Majelis Dzikir Tasbih Indonesia.